SUPPLIER BAWANG MERAH JAKARTA

Anda mencari supplier bawang merah yang siap kirim kemana saja ????

Kami siap menyediakan bawang merah yang siap kirim kemana saja baik ke Bali, Jawa Timur, Jawa Barat, Bandung, Bogor, Semarang, Jakarta, Jogja, Malang, Surabaya, Papua, Jayaputa, Sumatera, Kalimantan, Samarinda, dan lain sebagainya.

Kami menawarkan harga yang terjangkau bagi Anda yang mencari supplier. Harga yang kami sediakan adalah harga grosiran.

Harga bawang merah per kg = Rp 17.000,00, jika Anda pesan dalam jumlah banyak harga bisa berkurang.

Bagi Anda pedagang besar, pengecer, pengumpul, pengusaha restoran, kami siap melayani pesanan Anda. Pemesanan bisa menghubungi:

WA = 085.643.767.428

Iklan
Dipublikasi di Tak Berkategori | Meninggalkan komentar

Program Pembangunan Pertanian

Program pembangunan pertanian (secara lebih dalam, dalam sistem dan usaha agribisnis) pada hakekatnya adalah rangkaian upaya untuk memfasilitasi, melayani, dan mendorong berkembangnya sistem agribisnis dan usaha agribisnis yang berdaya saing, berkerakyatan, berkelanjutan, dan desentralistis untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Program pembangunan pertanian diarahkan kepada pencapaian tujuan pembangunan pertanian jangka panjang yaitu sektor agribisnis sebagai andalan pembangunan nasional.

Sesuai dengan visi, misi, tujuan, dan strategi pembangunan pertanian, maka program pembangunan pertanian tahun 2001-2004, dirumuskan dalam dua program utama, yaitu program pengembangan agribisnis dan program peningkatan ketahanan pangan.

Program Pengembangan Agribisnis

Program pengembangan agribisnis dimaksudkan untuk mengoperasionalkan pembangunan sistem dan usaha-usaha agribisnis, yang mengarahkan agar seluruh subsistem agribisnis dapat secara produktif dan efisien menghasilkan berbagai produk pertanian yang memiliki nilai tambah dan daya saing yang tinggi, baik di pasar domestik maupun pasar internasional.

Tujuan program ini adalah mengembangkan subsistem hulu, mengembangkan subsistem on farm, mengembangkan subsistem pengolahan, mengembangkan subsistem pemasaran, dan mengembangkan subsistem penunjang sebagai satu kesatuan sistem yang sinergis. Sasaran program adalah berkembangnya semua subsistem agribisnis secara serasi dan seimbang, berkembangnya usaha-usaha agribisnis.

Program Peningkatan Ketahanan Pangan

Ketahanan pangan diartikan sebagai terpenuhinya pangan dengan ketersediaan yang cukup, tersedia setiap saat di semua daerah mudah diperoleh rumah tangga, aman dikonsumsi dan harga terjangkau. Ketahanan pangan rumah tangga berkaitan dengan kemampuan rumah tangga untuk dapat akses terhadap pangan di pasar. Ketahanan pangan rumah tangga dipengaruhi oleh kemampuan daya beli, dan kemampuan daya beli rumah tangga ditentukan oleh pendapatan. Dengan demikian maka peningkatan pendapatan rumah tangga merupakan faktor kunci dan peningkatan ketahanan pangan rumah tangga.

Tujuan dari program ini adalah menciptakan iklim yang kondusif bagi berfungsinya subsistem ketersediaan, distribusi, dan konsumsi, meningkatkan ketersediaan pangan dalam jumlah, mutu, dan keragaman, mengembangkan sistem distribusi dengan tingkat harga yang terjangkau, meningkatkan penganekaragaman hasil pangan olahan, meningkatkan pemberdayaan masyarakat dengan mewujudkan ketahanan pangan, dan meningkatkan kewaspadaan pangan masyarakat.

 

Daftar Pustaka :

Saragih, Bungaran. 2010. Agribisnis Paradigma Baru Pembangunan Ekonomi BerbasisPertanian. Bogor : IPB Press.

Dipublikasi di Tak Berkategori | Meninggalkan komentar

SUPPLIER BAWANG MERAH JAKARTA

Kami menyediakan bawang merah yang berasal dari petani. Kami melayani pembelian bawang merah secara eceran minimal, grosiran, partai kecil maupun partai besar. Kami juga menerima pesanan dari berbagai wilayah seperti Sumatera, Sulawesi, Kalimantan, Papua, Jawa Timur, Jawa Barat, dan lain sebagainya. Kepuasan konsumen yang kami utamakan, jadi kami akan selalu produk bawang merah milik kami berkualitas. Untuk kebutuhan bawang merah lokal kami siapkan bawang merah yang setengah kering jemuran minimal 3 hari. Sedangkan untuk luar jawa kami menyarankan untuk memilih bawang merah super kering minimum penjemuran 7 hari. Kami menyediakan harga yang terjangkau yakni

Harga 1 kg bawang merah = Rp 17.000,00

Jadi tunggu apa lagi segera pesan sekarang juga !!!! Sebelum harga bawang merah naik…

Untuk pemesanan silahkan hubungi WA : 085.643.767.428

Dipublikasi di Tak Berkategori | Meninggalkan komentar

Supplier Bawang Merah Surabaya

Bagi Anda yang butuh supplier bawang merah dalam jumlah yang banyak…..

Kami siap mengantarkan produk bawang merah kemana saja baik ke Sumatera, sulawesi, kalimantan, papua, jawa barat, jawa timur, dan lain-lain. Harga yang kami tawarkan terjangkau per kg nya tetapi produk kami berkualitas.

Harga per kg bawang merah : Rp 17.000,00

Jika Anda berminat silahkan hubungi WA : 085.643.767.428

Dipublikasi di Tak Berkategori | Meninggalkan komentar

GROSIR BAWANG MERAH JOGJA

Ingin membeli bawang merah berkualitas dengan harga yang rendah ???

Disini kami menyediakan bawang merah berkualitas yang berada di Kulon Progo khususnya di desa Demangrejo. Kami siap mengantar kemana saja baik diSumatera, Sulawesi, Kalimantan, Papua, Samarinda, Bandung, Jakarta, Jayapura, Surabaya, Jawa Timur, Jawa Barat, dan wilayah lain. Kami akan menyediakan produk bawang merah dalam jumlah berapapun itu.

Bawang merah merupakan produk pertanian yang biasanya digunakan untuk bumbu dapur, tambahan makanan dan lain-lain. Walaupun Anda memerlukannya dalam jumlah yang sedikit tapi jika tidak terdapat bawang merah terasa ada yang kurang. Jadi tunggu apalagi pesan sekarang bawang merah dari kami !!!

Hubungi : Telpon/ WA 085.643.767.428

Dipublikasi di Tak Berkategori | Meninggalkan komentar

JUAL BELI BAWANG MERAH JOGJA

Siapa yang tidak mau jika harga-harga produk-produk pertanian murah????

Pastilah semuanya mau. Mumpung sekarang adalah musim panen bawang merah di daerah Kulon Progo. Segeralah memesan bawang merah. Kami siap mengantarkan kemana saja bawang merah yang dibutuhkan. Mulai dari Kalimantatan tengah, samarinda, pontianak, sumatera utara, sumatera selatan, lampung palembang, papua, japura, semarang, bandung, jakarta, dan wilayah-wilayah lainnya.

Kami siap mensuplai bawang merah dalam jumlah yang besar, berapapun itu!!!!

Jika Anda mau datang ke tempat kami, kami sangat senang!!!

Silahkan hubungi kami !!!

WA 085.643.767.428 (Fast Respon)

Dipublikasi di Tak Berkategori | Meninggalkan komentar

MANAJEMEN RANTAI PASOK DAN LOGISTIK

Dalam agribisnis membutuhkan manjemen rantai pasok dan logistik yang baik. Seperti yang kita tahu bahwa potensi agribisnis di Indonesia sangat besar maka setiap perusahaan membutuhkan manajemen rantai pasok dan logistik agar lebih efisien, efektif, berkualitas, inovatif, fleksibel, beragam produk, dan mempunyai kecepatan respon terhadap pasar.

Manajemen rantai pasok adalah  proses dimana perusahaan memindahkan material, komponen-komponen, dan produk pelanggan dalam jumlah yang tepat, lokasi yang tepat, tepat waktu, sehingga dapat bersaing dengan kompetitor dalam hal harga dan kualitas. Selain itu manajemen rantai pasok merupakan jaringan organisasi yang melibatkan upstream dan downstream dalam proses dan aktivitas yang berbeda yang memberi nilai produk dan jasa kepada pelanggannya. Sebagai contoh pabrik kelapa sawit yang menghubungkan upstream (dari petani sawit ke pengusaha sawit) dan downstream (dari distributor kepada retailer sampai kepada pelanggan akhir).

Keuntungan menggunakan manajemen rantai pasok ini adalah dapat mengurangi biaya inventori, memperlancar penyaluran barang, dan dapat menjamin mutu produk. Pemain utama dalam rantai pasok adalah supplier, manufacturer, distributor, retailer, dan customer.

Menurut Pengembangan Sistem Logistik Nasional (Perpres No. 26 Tahun 2012), Logistik didefinisikan sebagai bagian dari rantai pasok (supply chain) yang menangani  arus barang, informasi, dan uang  melalui  proses pengadaan (procurement), penyimpanan (warehousing), transportasi (transportation), distribusi  (distribution),  dan  pelayanan  pengantaran  (delivery services).

Persamaan manajemen rantai pasok dan logistik adalah menyangkut penyelesaian arus barang/ jasa, menyangkut pengelolaan mengenai pembelian, pergerakan, penyimpanan, pengangkuta, administrasi, dan penyaluran barang, serta meningkatkan efisien dan efektivitas pengelolaan arus barang. Namun manajemen rantai pasok dan logistik juga mempunyai perbedaan yaitu :

  1. Manejemen rantai pasok : mengatur pengelolaan arus barang antar produk dari hulu ke hilir, berdasarkan kerangka kerja, mengusahakan hubungan dan koordinasi antar proses dari perusahaan-perusahaan lain salam bisnis, bagian luar logistik meliputi pelanggan dan supplier tidak cukup hanya integrasi di bagian dalam perusahaan saja.
  2. Logistik : Mengatur pengelolaan arus barang dalam perusahaan, berorientasi pada perencanaan dan kerangka kerja yang menghasilkan rencana arus barang dan informasi di seluruh perusahaan, fokus pada pembuatan rencana untuk aliran produksi dan informasi di dalam perusahaan.

Hal-hal tersebut dapat dilakukan dengan ERP (Enterprise Resource Planning) yaitu suatu sistem perencanaan dan penjadwalan dengan alat bantu komputer yang mengintegrasikan seluruh fungsi penjualan, produksi barang dan distribusi dengan sasaran untuk mengoptimalkan semua sumber daya material, SDM, dan kapsitas mesin. ERP bukan untuk membangun tetapi untuk waktu yang lebih cepat. Dalam implementasi ERP sumber daya manusia harus siap.

Dipublikasi di Tak Berkategori | Meninggalkan komentar

Pengembangan Strategi Pemasaran

Pembangunan sektor agribisnis yang berorientasi pasar menyebabkan strategi pemasaran menjadi sangat penting bahkan paling menentukan keberhasilan. Pengembangan stretegi pemasaran ini semakin penting perannannya terutama menghadapi masa depan, dimana preferensi konsumen terus mengalami perubahan.

Berubahnya preferensi konsumen maka kita harus mengubah paradigma stategi pemasaran menjadi menjual apa yang diinginkan oleh pasar. Dengan begitu, pengetahuan yang lengkap dan rinci tentang preferensi konsumen pada setiap negara, bahkan etnis dalam suatu negara, menjadi sangat penting untuk segmentasi pasar dalam upaya memperluas pasar produk-produk agribisnis.

Preferensi pasar dapat diketahui melalui pengetahuan standar mutu pangan dan standar mutu produk agribisnis yang ada pada setiap negara. Kita sebaiknya melakukan segmentasi pasar berdasarkan perbedaan preferensi konsumen sehingga dapat melakukan diversifikasi atribut produk yang kita hasilkan.

Untuk mengembangkan pasar produk-produk agribisnis ini kita juga perlu mengembangkan strategi pemasaran modern seperti strategi aliansi antar produsen, aliansi produsen-konsumen, yang didasarkan pada kajian yang mendalam dari segi kekuatan dan kelemahannya. Pengembangan strategi aliansi produsen-konsumen akan mempermudah memasuki pasar dan menghindari klaim atau tuduhan praktik perdagangan yang tidak adil dari negara-negara konsumen.

Daftar Pustaka :

Saragih Bungaran. 2010. Agribisnis Paradigma Baru Pembangunan Ekonomi Berbasis Pertanian. Bogor : IPB Press.

Dipublikasi di Tak Berkategori | 1 Komentar

Karakteristik Agribisnis dan Tuntutan Kualitas SDM

Karakteristik suatu agribisnis yang berkaitan dengan tuntutan kualitas SDM adalah produk akhir yang dihasilkan suatu agribisnis komoditi merupakan hasil suatu tahapan-tahapan produksi produk antara yang berbasis pada proses produksi dan produk biologis. Artinya, setiap SDM agribisnis yang berada pada suatu agribisnis harus sadar betul bahwa proses produksi dan produk yang ditanganinya adalah produk  biologis, yang sangat sensitif terhadap perubahan waktu dan iklim, dan agribisnis tidak mungkin berhasil kalau hanya menangani ini satu tahap proses produksi saja.

Kedua, antar tahapan proses produksi (dari hulu ke hilir) mempunyai ketergantungan yang sangat tinggi, terutama dari segi mutu produk. Mutu produk akhir suatu agribisnis sangat ditentukan oleh genetic make up bibit/ benih (sebagai blue print) yang dihasilkan oleh subsistem agribisnis hulu (industri pembibitan). Ketiga kinerja akhir suatu agribisnis ditentukan oleh konfergensi berbagai aspek seperti teknologi, sosial-budaya dan kelembagaan politik (kebijakan) dan lain-lain, mulai dari subsistem agribisnis hulu sampai subsistem agribisnis hilir dan subsistem penyedia jasa.

Karakteristik diatas menuntut pengelolaan agribisnis yang terintegrasi secara vertikal, mulai dari hulu ke hilir. Pengembangan dan pengusahaan agribisnis tidak dapat dilakukan secara terpotong-potong, tetapi harus dilakukan secara utuh. Keutuhan yang dimaksud bukan sekedar melihat subsitem-subsistem, tetapi pengelolaannya, bahkan pengusahaannya, harus menjadi satu sistem.

 

Daftar pustaka :

Saragih Bungaran. 2010. Agribisnis Paradigma Baru Pembangunan Ekonomi Berbasis Pertaniann. Bogor :IPB Press.

Dipublikasi di Tak Berkategori | 1 Komentar

REFORMASI DAN PERCEPATAN PEMBANGUNAN SEKTOR AGRIBISNIS

Untuk mempercepat perkembangan sektor agribisnis, kita memerlukan reformasi strategi industrialisasi dan kebijakan makro ekonomi  yang di masa lalu memasung sektor agribisnis.

Pertama, strategi industrialisasi. Fakta menunjukkan bahwa selain industri migas, sektor agribisnis merupakan penyumbang ekspor neto hampir 30 tahun Indonesia membangun. Pada masa krisis ekonomi saat ini, sektor ekonomi yang masih mampu bertahan adalah sektor agribisnis. Kenyataan ini harus menyadarkan kita dan pemerintah bahwa harus meninggalkan strategi industrialisasi berspektrum luas dan industri canggih dan kembali ke strategi industrialisasi berbasis agribisnis. Memang mekanisme pasar telah mengoreksi strategi industrialisasi kita. Namun mekanisme pasar tersebut perlu dipercepat dan secara eksplisit harus ditegaskan oleh pemerintah. Dengan reformasi strategi industrialisasi tersebut akan mengarahkan alokasi sumber daya measyarakat, investasi swasta dan penggunaan bantuan luar negeri pada sektor agribisnis.

Kedua, reformasi kebijakan nilai tukar rupiah dari overvalued ke kurs rupiah yang mendekati keseimbangan pasar bahkan kalau dimungkinkan sedikit undervalued untuk mendorong ekspor. Kebijakan nilai tukar kita yang overvalued memang sudah dikoreksi pasar melalui krisis ekonomi ini.

Ketiga, tingkat suku bunga domestik harga segera diturunkan. Dengan suku bunga yang sangat tinggi saat ini, tidak ada usaha yang mampu hidup termasuk sektor agribisnis.

Daftar pustaka :

Saragih Bungaran. 2010. Agribisnis Paradigma Baru Pembangunan Ekonomi Berbasis Pertanian. Bogor : IPB Press.

Dipublikasi di Tak Berkategori | Meninggalkan komentar